Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh deteksi kecurangan, audit berbasis risiko, dan independensi auditor terhadap pencegahan kecurangan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada auditor internal di wilayah Jabodetabek. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak 63 orang. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa deteksi kecurangan dan audit berbasis risiko tidak berpengaruh signifikan terhadap pencegahan kecurangan, sedangkan independensi auditor berpengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa efektivitas pencegahan kecurangan sangat dipengaruhi oleh tingkat independensi auditor dalam melaksanakan tugas pemeriksaan secara objektif dan profesional.
Copyrights © 2026