Evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada jenjang Sekolah Dasar memerlukan instrumen yang mampu mengukur kompetensi peserta didik secara valid, reliabel, dan proporsional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen evaluasi PAI berdasarkan validitas, reliabilitas, daya pembeda, dan tingkat kesukaran butir soal, serta menentukan kelayakan penggunaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif-evaluatif. Data berupa respons peserta didik terhadap 25 butir soal, terdiri atas 20 soal pilihan ganda dan 5 soal uraian, yang kemudian dianalisis menggunakan program ANATES. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validitas butir soal bervariasi pada kategori tinggi, cukup, dan rendah, sedangkan reliabilitas instrumen mencapai 0,78 dan berada pada kategori tinggi. Dari aspek tingkat kesukaran, terdapat 7 butir (28%) berkategori sukar, 9 butir (36%) berkategori sedang, dan 9 butir (36%) berkategori mudah, yang menunjukkan distribusi relatif yang seimbang. Daya pembeda juga menunjukkan variasi dari kategori baik, cukup, hingga jelek. Berdasarkan integrasi hasil analisis, 12 butir (48%) dapat digunakan, 10 butir (40%) memerlukan revisi, dan 3 butir (12%) harus dibuang. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian empat indikator analisis butir dengan keputusan pedagogis terhadap instrumen evaluasi PAI pada jenjang Sekolah Dasar. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan dasar empiris bagi guru untuk melakukan seleksi, revisi, dan pengembangan instrumen evaluasi PAI secara sistematis sehingga mampu mendukung pengukuran kompetensi peserta didik secara lebih akurat.
Copyrights © 2026