Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis serta mendeskripsikan mitigasi bencana banjir pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Mataram. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teori mitigasi dari Damon P. Coppola yang membagi mitigasi menjadi mitigasi struktural dan mitigasi non struktural. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mitigasi bencana banjir pada BPBD Kota Mataram belum optimal. Meskipun pada aspek mitigasi nonstruktural telah dilakukan dengan cukup baik namun perlu untuk ditingkatkan serta pelaksanaan pada aspek mitigasi struktural masih banyak belum dilaksanakan yaitu penyediaan alat deteksi banjir, shelter sementara, dan modifikasi struktura. Selain itu, hambatan yang ditemui yaitu belum tersedianya sarana dan prasarana yang memadai, perilaku masyarakat, serta keterbatasan anggaran. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa mitigasi bencana banjir pada BPBD Kota Mataram belum dilaksanakan secara optimal sehingga diperlukan perbaikan pada berbagai sektor seperti peningkatan kapasitas sarpras, penegakkan aturan terkait tata ruang dan lingkungan, kolaborasi antar pemda, serta penggunaan konten digital dalam edukasi terkait kebencanaan.
Copyrights © 2026