Metahumaniora
Vol 15 No 2 (2025): METAHUMANIORA, AGUSTUS 2025

PEREMPUAN DAN BUDAYA DALAM NARASI SERIAL QUEEN CHARLOTTE: ANALISIS STRUKTUR NARATIF GÉRARD GENETTE

Dianti, Etsha (Unknown)
Hamida, Nur (Unknown)
Nisa, Ichda Nabilatin (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Aug 2025

Abstract

Serial Queen Charlotte: A Bridgerton Story yang menyajikan struktur budaya dan perempuan di lingkungan Kerajaan Inggris menjadi salah satu tayangan yang banyak menarik minat penonton di Netflix. Serial ini terdiri dari 3 season yang menggunakan teknik alur mundur dalam menyajikan sebuah cerita. Isu yang diangkat dalam serial sangat dekat dengan kehidupan nyata perempuan di lingkungan kerajaan Inggris berlatar abad ke 17 dan 18. Tujuan penelitian untuk memaparkan perempuan dan budaya dalam prekuel Queen Charlotte: A Bridgerton Story berdasarkan lintasan cerita, posisi narator sekaligus ideologi dalam serial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif yang berfokus pada fungsi dan struktur narasi dalam objek penelitian. Sumber data yang digunakan adalah Serial Queen Charlotte: A Bridgerton Story. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa terdapat dua aspek naratif penting yaitu order dan voice yang menjembatani temuan tentang perempuan dan budaya dalam serial. Urgensi order dan voice untuk memahami proses narasi dalam mengonstruksi makna sekaligus mempengaruhi persepsi pembaca dalam menangkap informasi dalam film. Order dalam serial ini terdiri dari analepsis yang merupakan ‘jawaban’ sekaligus ‘alasan’ dibalik tindakan Queen Charlotte yang memberlakukan tradisi perjodohan bagi para gadis di masa ketika ia bertakhta. Voice dalam serial ini berkonsep simultaneous yang menceritakan peristiwa sejalan dengan waktu penceritaan. Namun, narator yang bersuara tidak berada dalam cerita (heterodiegetic). Pada tingkatan naratif, narator dikategorikan sebagai extradiegetic-heterodiegetic karena menjadi narator serba tahu namun kebaradaannya tidak ada dalam cerita. Narasi dalam serial yang beralur flashback ini mengungkapkan situasi ras kulit hitam dan putih pada abad 17-18 yang memberikan sajian yang pragmatis terhadap bentuk resistensi di masa kini.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

metahumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Metahumaniora adalah jurnal dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sejak tahun 2012 dan bertujuan menyebarluaskan pemikiran-pemikiran konseptual maupun hasil riset yang telah dicapai dalam rumpun ilmu humaniora. Fokus dan ruang ...