Metahumaniora
Vol 15 No 2 (2025): METAHUMANIORA, AGUSTUS 2025

BAHASA DAN NILAI BUDAYA DALAM TRADISI PEUSIJUEK PADA MASYARAKAT ACEH KAJIAN ANTROPOLINGUISTIK

Salman, Aswira (Unknown)
Irana, Tiara Putri (Unknown)
Suri, Nursukma (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2025

Abstract

Tradisi Peusijuek merupakan ritual khas masyarakat Aceh yang mengandung makna simbolis dan nilai-nilai budaya mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis elemen bahasa serta nilai-nilai budaya yang tercermin dalam tradisi Peusijuek menggunakan pendekatan antropolinguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi dan analisis dokumen. Data diperoleh dari pelaksanaan ritual Peusijuek pada masyarakat Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa yang digunakan dalam Peusijuek tidak hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi tetapi juga sebagai simbol identitas budaya dan religius. Simbol-simbol ritual seperti beras, daun, dan air suci memiliki makna budaya yang mendalam, seperti harapan keberkahan, kemurnian, dan keseimbangan. Nilai-nilai budaya utama yang diidentifikasi meliputi kebersamaan, penghormatan terhadap tradisi, dan kearifan lokal yang terus diwariskan secara turun-temurun. Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya pelestarian tradisi Peusijuek sebagai bagian dari identitas budaya Aceh sekaligus memberikan kontribusi pada pengembangan kajian antropolinguistik di Indonesia.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

metahumaniora

Publisher

Subject

Arts Humanities Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Metahumaniora adalah jurnal dalam bidang bahasa, sastra, dan budaya yang diterbitkan oleh Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran sejak tahun 2012 dan bertujuan menyebarluaskan pemikiran-pemikiran konseptual maupun hasil riset yang telah dicapai dalam rumpun ilmu humaniora. Fokus dan ruang ...