Pengelolaan sampah berbasis komunitas melalui program bank sampah merupakan salah satu inovasi penting dalam mengatasi permasalahan sampah rumah tangga di perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan kesenjangan pelaksanaan program bank sampah antara Bank Sampah Rukmi dan Bank Sampah Pelita di Kelurahan Gunung Anyar Tambak, Kecamatan Gunung Anyar, Kota Surabaya, dengan menggunakan kerangka teori pemberdayaan masyarakat Jim Ife. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus komparatif, melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Analisis dilakukan terhadap enam dimensi pemberdayaan menurut Jim Ife, yaitu dimensi sosial, lingkungan, ekonomi, dan politik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bank Sampah Rukmi telah memenuhi sebagian besar dimensi pemberdayaan Jim Ife, sementara Bank Sampah Pelita menghadapi hambatan yang saling berkaitan. Penelitian merekomendasikan intervensi sistemis berbasis prinsip keadilan sosial dan pemberdayaan komunitas untuk mewujudkan pengelolaan sampah yang berkeadilan di Kota Surabaya.
Copyrights © 2026