Penelitian ini bertujuan menganalisis proses internalisasi nilai sosial melalui perpustakaan desa pada remaja di Desa Puncak. Perpustakaan desa berfungsi tidak hanya sebagai pusat literasi, tetapi juga sebagai agen sosialisasi yang menanamkan nilai-nilai sosial di tengah perubahan budaya masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap pengelola perpustakaan serta remaja sebagai informan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai sosial berlangsung melalui tiga tahapan, yaitu pengenalan nilai melalui kegiatan literasi, pemahaman melalui diskusi dan interaksi sosial, serta penghayatan dan penerapan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai yang berkembang meliputi tanggung jawab, kedisiplinan, dan kepedulian sosial. Meskipun menghadapi kendala berupa rendahnya minat baca dan pengaruh media digital, perpustakaan desa tetap berperan strategis dalam membentuk karakter remaja sehingga diperlukan penguatan program dan inovasi kegiatan agar lebih adaptif terhadap perkembangan masyarakat.
Copyrights © 2026