Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi mahasiswa Universitas Negeri Makassar terhadap kehamilan di luar nikah, mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, serta menjelaskan implikasinya terhadap sikap dan perilaku mahasiswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan mahasiswa Universitas Negeri Makassar serta informan pendukung. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa umumnya memandang kehamilan di luar nikah sebagai kehamilan yang terjadi tanpa adanya ikatan pernikahan yang sah menurut agama maupun hukum. Fenomena tersebut dipersepsikan sebagai perilaku yang bertentangan dengan norma agama, moral, sosial, dan budaya yang berlaku dalam masyarakat. Meskipun demikian, terdapat perbedaan pandangan di kalangan mahasiswa, di mana sebagian masih menganggapnya sebagai isu yang tabu, sedangkan sebagian lainnya memandangnya sebagai fenomena sosial yang semakin sering terjadi akibat perubahan sosial dan perkembangan teknologi. Persepsi mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal yang saling berinteraksi. Faktor internal meliputi nilai moral, pemahaman agama, kontrol diri, pengalaman pribadi, dan pola pikir individu. Sementara itu, faktor eksternal mencakup lingkungan keluarga, teman sebaya, lingkungan pergaulan, media sosial, perkembangan teknologi, serta nilai budaya yang berkembang di masyarakat. Persepsi tersebut berimplikasi terhadap sikap dan perilaku mahasiswa, yang tercermin melalui kehati-hatian dalam bergaul, upaya menjaga batasan dalam interaksi dengan lawan jenis, munculnya empati dan dukungan sosial terhadap individu yang mengalami kehamilan di luar nikah, serta kesadaran untuk berperan sebagai agen perubahan sosial dalam menjaga nilai moral di lingkungan kampus dan masyarakat.
Copyrights © 2026