Penelitian ini mengkaji peran ganda fungsionaris BEM FIS-H UNM dalam menyeimbangkan pelaksanaan program kerja organisasi dengan penuntasan akademik. Tujuan penelitian adalah (1) mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi serta (2) menggambarkan kondisi penuntasan akademik selama masa kepengurusan dan kaitannya dengan keterlibatan organisasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta dianalisis secara deskriptif analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama terletak pada tuntutan tanggung jawab organisasi yang memerlukan komitmen tinggi dalam menjalankan program kerja dan peran struktural. Selain itu, sistem periodesasi kepengurusan yang beririsan dengan tahapan akademik menyebabkan kesulitan dalam pengaturan waktu. Untuk mengatasi hal tersebut, fungsionaris menerapkan strategi seperti penentuan prioritas, perencanaan waktu yang efektif, serta komunikasi adaptif.Dari segi akademik, ditemukan bahwa dari 33 pengurus, 15 mahasiswa melampaui semester delapan hingga menyelesaikan masa kepengurusan. Hal ini dipengaruhi oleh ketidaksinkronan antara periodesasi organisasi dan kalender akademik, terutama bagi pengurus yang menduduki posisi pimpinan pada semester akhir. Sementara itu, sebagian pengurus lainnya tetap mampu menyelesaikan studi sesuai tahapan akademik. Penelitian ini juga menemukan bahwa keterlibatan dalam organisasi dimaknai secara ambivalen, yaitu sebagai hambatan dalam penuntasan akademik sekaligus peluang untuk mengembangkan kompetensi diri. Dengan demikian, hubungan antara peran akademik dan organisasi bersifat kontradiktif namun saling melengkapi dalam membentuk pengalaman mahasiswa. Kata kunci: Peran Ganda, Organisasi Kemahasiswaan, Program Kerja, Penuntasan Akademik, BEM FIS-H UNM
Copyrights © 2026