Penelitian ini membahas tantangan blue economy di wilayah pesisir Islam serta integrasi perbankan syariah dan SDGs dalam pembangunan maritim berkelanjutan. Permasalahan utama meliputi keterbatasan pembiayaan syariah, rendahnya pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan, dan lemahnya sinergi antar pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi pustaka, observasi, dan wawancara. Hasilnya menunjukkan bahwa integrasi perbankan syariah dan SDGs berpotensi mendukung pembangunan maritim berkelanjutan, meskipun masih menghadapi hambatan literasi keuangan dan koordinasi kebijakan.
Copyrights © 2026