Tuberkulosis (TB) paru menyebabkan gangguan mekanika pernapasan berupa peningkatan frekuensi pernapasan dan penurunan saturasi oksigen akibat kerusakan parenkim dan penumpukan sekret. Studi kasus ini bertujuan untuk mendeskripsikan perbandingan asuhan keperawatan melalui penerapan teknik Active Cycle of Breathing Technique (ACBT) terhadap frekuensi napas dan saturasi oksigen pada pasien TB paru. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan proses asuhan keperawatan pada dua pasien yang terbagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Hasil studi menunjukkan bahwa satu pasien intervensi yang mendapatkan ACBT selama tiga hari (satu kali sehari dengan durasi 15-20 menit) mengalami perbaikan klinis dibandingkan dengan pasien kontrol. Frekuensi pernapasan pasien intervensi menurun dari 26x/menit menjadi 20x/menit dan saturasi oksigen meningkat dari 96% menjadi 98%. Sebaliknya, pasien kontrol menunjukkan perubahan yang lambat dan fluktuatif. Simpulan studi kasus yaitu penerapan ACBT menunjukkan adanya perbaikan klinis pada pasien berupa penurunan frekuensi pernapasan dan peningkatan saturasi oksigen. Perawat diharapkan dapat menerapkan ACBT sebagai intervensi mandiri berbasis bukti (evidence-based practice) dalam asuhan keperawatan untuk mengoptimalkan rehabilitasi paru pada pasien TB.
Copyrights © 2026