Hipertensi urgensi merupakan suatu kondisi dimana tekanan darah terhadap dinding arteri terlalu tinggi yang ditandai dengan tekanan darah lebih dari 180/110 mmHg tanpa adanya bukti kerusakan organ target. Penyebab dari hipertensi urgensi adalah gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat. Intervensi non farmakologis yang dapat digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan frekuensi nadi yaitu terapi pursed lip breathing. Tujuan studi kasus adalah untuk menerapkan terapi pursed lip breathing terhadap tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif berupa studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan melalui penerapkan terapi pursed lip breathing. Subjek studi kasus adalah 3 pasien hipertensi urgensi yang dirawat di ruang IGD, berusia 55-65 tahun, dan sudah mendapatkan terapi farmakologis antihipertensi. Terapi pursed lip breathing ini dilakukan sebanyak satu kali selama 15 menit pada waktu 1 jam setelah pemberian obat farmakologis. Tekanan darah dan frekuensi nadi diukur menggunakan alat sphygmomanometer digital sebelum dan sesudah pemberian terapi pursed lip breathing. Hasil studi kasus menunjukkan bahwa ketiga subyek studi mengalami penurunan tekanan darah dan frekuensi nadi setelah diberikan terapi pursed lip breathing. Subjek 1 didapatkan tekanan darah 195/120 mmHg menjadi 170/100 mmHg dan frekuensi nadi 96 x/menit menjadi 90 x/menit, Subjek 2 didapatkan tekanan darah 210/110 mmHg menjadi 175/100 mmHg dan frekuensi nadi 98 x/menit menjadi 92 x/menit, Subjek 3 didaptakan tekanan darah 185/110 mmHg menjadi 150/97 mmHg dan frekuensi nadi 90 x/menit menjadi 88 x/menit. Terapi pursed lip breathing efektif dalam menurunkan tekanan darah dan frekuensi nadi pada pasien hipertensi urgensi.
Copyrights © 2026