Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan sosial anak usia dini melalui kegiatan permainan bola kasti. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek sebanyak 16 anak. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi menggunakan lembar observasi kemampuan sosial yang mencakup tiga dimensi, yaitu empati, afiliasi dan resolusi konflik, serta pengembangan kebiasaan positif. Data dianalisis secara deskriptif dengan menghitung skor, persentase, dan kategori perkembangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan sosial anak secara keseluruhan memperoleh rata-rata capaian sebesar 71,53% dengan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH). Pada dimensi empati, aspek pengertian, tenggang rasa, dan kepedulian masing-masing memperoleh persentase 70,31%. Pada dimensi afiliasi dan resolusi konflik, aspek komunikasi dan penyelesaian konflik masing-masing memperoleh 73,44%, sedangkan kerja sama memperoleh 70,31%. Pada dimensi pengembangan kebiasaan positif, aspek kesopanan dan kemandirian masing-masing memperoleh 68,75%, sedangkan tanggung jawab mencapai 78,13% dengan kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Temuan ini menunjukkan bahwa permainan bola kasti dapat digunakan sebagai aktivitas bermain kelompok yang mendukung munculnya kemampuan sosial anak usia dini.
Copyrights © 2026