Kemampuan bercerita merupakan salah satu aspek perkembangan bahasa yang perlu distimulasi sejak usia dini. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan stimulasi kemampuan bercerita anak melalui penggunaan media boneka tangan di TK Negeri Mauwaru. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas delapan anak kelompok B berusia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi dan dokumentasi selama kegiatan pembelajaran, kemudian dianalisis dengan mengelompokkan hasil pengamatan berdasarkan indikator kemampuan bercerita, menyajikan data secara deskriptif, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media boneka tangan mampu menarik perhatian dan mendorong keterlibatan anak dalam kegiatan bercerita. Kemampuan yang tampak meliputi keberanian berbicara, kelancaran menggunakan kalimat sederhana, penggunaan kosakata yang lebih beragam, kemampuan menyusun urutan cerita sederhana, serta penggunaan ekspresi dan intonasi sesuai dengan tokoh yang dimainkan. Sebagian anak masih memerlukan pertanyaan penuntun dan bantuan guru untuk melanjutkan cerita. Dengan demikian, media boneka tangan dapat digunakan sebagai media pembelajaran alternatif untuk menstimulasi kemampuan bercerita anak usia dini. Temuan penelitian ini terbatas pada delapan anak dalam satu kegiatan pembelajaran di TK Negeri Mauwaru.
Copyrights © 2026