Kemampuan berpikir logis merupakan bagian penting dari perkembangan kognitif anak usia dini dan dapat distimulasi melalui pengembangan konsep matematika. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi, faktor pendukung, dan kendala pengembangan kemampuan berpikir logis anak melalui pembelajaran matematika. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh dari delapan artikel jurnal yang membahas kemampuan berpikir logis, media pembelajaran, peran orang tua, lingkungan belajar, kompetensi guru, serta kendala pembelajaran. Data dianalisis melalui identifikasi, pengelompokan, perbandingan, dan sintesis temuan secara naratif. Hasil kajian menunjukkan bahwa media interaktif dan digital, keterlibatan orang tua, lingkungan belajar yang kondusif, serta kompetensi guru mendukung pengembangan kemampuan berpikir logis anak. Kendala pelaksanaannya meliputi keterbatasan media, rendahnya pemahaman pendidik, terbatasnya waktu pembelajaran, dan tuntutan kurikulum. Dengan demikian, kemampuan berpikir logis dapat dikembangkan melalui kegiatan matematika yang konkret, interaktif, kontekstual, dan melibatkan kerja sama antara guru dan orang tua.
Copyrights © 2026