Pembelajaran matematika pada materi bangun ruang di sekolah dasar masih menghadapi berbagai kendala, terutama rendahnya pemahaman konsep siswa serta terbatasnya pemanfaatan media pembelajaran yang menarik. Selain itu, keterlibatan orang tua dalam mendampingi proses belajar di rumah belum optimal karena kurangnya pengetahuan dan media yang mudah digunakan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan keterlibatan orang tua dalam memanfaatkan permainan Monopoli Bangun Ruang sebagai media pembelajaran matematika yang aktif dan menyenangkan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode pendidikan masyarakat (penyuluhan), pelatihan, difusi ilmu pengetahuan dan teknologi (Ipteks), serta advokasi (pendampingan). Peserta kegiatan terdiri atas guru serta dua pasangan orang tua dan siswa kelas V sekolah dasar. Pelaksanaan kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi penggunaan media, praktik bermain Monopoli Bangun Ruang, serta pendampingan dan evaluasi melalui observasi, angket, dan wawancara. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru dan orang tua mampu menggunakan media pembelajaran dengan baik, siswa lebih aktif dalam proses pembelajaran, pemahaman konsep bangun ruang meningkat, serta terjalin komunikasi yang lebih baik antara orang tua dan anak selama kegiatan belajar. Dengan demikian, permainan Monopoli Bangun Ruang layak dijadikan sebagai alternatif media pembelajaran yang inovatif untuk mendukung pembelajaran matematika yang lebih aktif, kolaboratif, dan bermakna di sekolah dasar.
Copyrights © 2026