Kebugaran jasmani merupakan salah satu indikator penting dalam mendukung pertumbuhan, kesehatan, dan kemampuan belajar siswa sekolah dasar. Namun, aktivitas pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah masih belum sepenuhnya mampu mengoptimalkan peningkatan kebugaran jasmani peserta didik. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan model Integrasi Sepak Bola Edukatif di Sekolah Dasar sebagai upaya meningkatkan kebugaran jasmani siswa di SD Negeri 1 Bugo, Kecamatan Welahan, Kabupaten Jepara. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan guru PJOK, implementasi program sepak bola edukatif, pendampingan, evaluasi, dan penyusunan strategi keberlanjutan. Program menghasilkan luaran berupa modul pembelajaran, instrumen evaluasi kebugaran, dan standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan. Berdasarkan data, rata-rata nilai kebugaran jasmani siswa meningkat dari 63,88 pada pretest menjadi 70,56 pada post-test atau mengalami peningkatan sebesar 10,47%. Selain meningkatkan kebugaran jasmani, program juga memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan pembelajaran PJOK berbasis aktivitas fisik yang inovatif dan terstruktur. Model integrasi sepak bola edukatif berpotensi menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di sekolah dasar lain untuk mendukung terciptanya budaya hidup aktif dan sehat secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026