Anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga mendukung perkembangan fisik dan motorik. Namun, keterlibatan ABK dalam aktivitas fisik di sekolah sering kali masih rendah akibat keterbatasan kemampuan motorik, kurangnya modifikasi kegiatan, serta minimnya pendekatan pembelajaran yang adaptif. Artikel ini membahas penerapan pendekatan Move & Play sebagai strategi kreatif dan menyenangkan dalam aktivitas fisik bagi ABK di lingkungan sekolah inklusif. Pendekatan ini mengintegrasikan unsur gerak, permainan, eksplorasi, dan interaksi sosial yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik. Melalui kegiatan yang terstruktur dan menarik, Move & Play mampu meningkatkan partisipasi aktif siswa, mengembangkan keterampilan motorik kasar dan halus, serta memperkuat kemampuan sosial dan emosional. Implementasi pendekatan ini menunjukkan bahwa aktivitas fisik yang dikemas dalam bentuk permainan dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih bermakna, inklusif, dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik.
Copyrights © 2026