Penelitian ini bertujuan menganalisis peran masing-masing aktor dalam mendukung pengembangan destinasi wisata kuliner Pantai Labuhan Haji, serta menganalisis bentuk kolaborasi yang dilakukan para aktor dalam meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) 8 yang berfokus pada pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive sampling dengan memilih pihak-pihak yang memiliki keterlibatan langsung dalam pengelolaan dan pengembangan wisata kuliner,seperti pemerintah daerah, pelaku UMKM, komunitas, akademisi dan media. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sementara kredibilitas data diperkuat melalui teknik triangulasi. Serta dilengkapi analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap aktor memiliki peran berbeda namun saling melengkapi, meskipun kolaborasi yang terjalin masih bersifat informal. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan berupa lokasi strategis dan ketersediaan seafood segar, kelemahan berupa lemahnya koordinasi kelembagaan dan keterbatasan infrastruktur, peluang berupa meningkatnya minat wisata kuliner pesisir dan perkembangan media sosial, serta ancaman berupa persaingan destinasi lain dan persoalan kebersihan kawasan. Pengembangan wisata kuliner terbukti berkontribusi terhadap penciptaan lapangan kerja lokal, peningkatan pendapatan masyarakat, dan pemberdayaan UMKM.
Copyrights © 2026