Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Foreign Direct Investment (FDI), Foreign Aid, dan inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi, dengan korupsi sebagai variabel moderasi pada negara-negara Developing Eight (D-8) selama periode 2004–2024. Penelitian ini menggunakan data panel dari delapan negara D-8, yaitu Bangladesh, Mesir, Indonesia, Iran, Malaysia, Nigeria, Pakistan, dan Turkiye. Metode analisis yang digunakan adalah regresi data panel dengan pendekatan Common Effect Model, serta Moderated Regression Analysis (MRA) untuk menguji peran variabel moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa FDI berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara Foreign Aid dan inflasi tidak berpengaruh signifikan secara langsung. Selanjutnya, hasil MRA menunjukkan bahwa korupsi hanya memoderasi hubungan antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi, sedangkan hubungan FDI dan Foreign Aid terhadap pertumbuhan ekonomi tidak dimoderasi secara signifikan oleh korupsi. Temuan ini mengindikasikan bahwa kualitas tata kelola pemerintahan berperan penting dalam menentukan dampak inflasi terhadap pertumbuhan ekonomi, namun belum cukup kuat dalam mengoptimalkan manfaat FDI dan Foreign Aid di negara-negara D-8.
Copyrights © 2026