Selada (Lactuca sativa, L.) merupakan salah satu tanaman sayuran daun yang banyak dibudidayakan dan memiliki prospek yang cukup baik. Namun produksi tanaman selada secara kontinyu masih tergolong rendah. Oleh karena itu diperlukannya inovasi teknologi dalam meningkatkan hasil dan produksi pertumbuhan tanaman selada. Akuaponik dapat menjadi salah satu inovasi teknologi dalam memproduksi tanaman selada secara kontinyu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dosis pupuk kandang ayam yang terbaik dalam memperbaiki kualitas kontainer air kolam agar dapat meningkatkan pertumbuhan tanaman selada pada sistem akuaponik mini. Percobaan ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) satu faktor dengan 5 taraf perlakuan, yaitu perbedaan takaran dosis pupuk kandang ayam, dan tiap perlakuan terdiri dari 25 populasi dengan 15 tanaman sampel. Adapun perlakuan tersebut yaitu (1) P0 = Kontrol/Tanpa perlakuan pupuk kandang ayam, (2) P1 = Penambahan 3 g pupuk kandang ayam, (3) P2 = Penambahan 15 g pupuk kandang ayam, (4) P3 = Penambahan 30 g pupuk kandang ayam, (5) P4 = Penambahan 45 g pupuk kandang ayam. Variabel yang diamati adalah jumlah daun (helai), panjang daun (cm), lebar daun (cm), volume akar (cm ³), berat kering tanaman (g), dan berat segar tanaman bagian atas (g). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk kandang ayam pengaruh yang nyata terhadap jumlah daun umur 3 "“ 4 mst, panjang daun, lebar daun, dan berat segar tanaman selada bagian atas. Adapun takaran dosis penambahan pupuk kandang ayam terbaik terjadi pada perlakuan 45 g pupuk kandang ayam berdasarkan potensi hasil tanaman merupakan perlakuan terbaik terhadap berat segar tanaman selada bagian atas. Kata Kunci : Akuaponik, Pupuk Kandang Ayam, Selada
Copyrights © 2022