Kebahagiaan individu dalam masyarakat Batak berkaitan erat dengan internalisasi nilai budaya seperti hagabeon, hamoraon, dan hasangapon yang membentuk orientasi hidup dan standar keberhasilan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh nilai budaya Batak dan kepuasan kerja terhadap kebahagiaan individu dewasa suku Batak Toba dan Simalungun di Medan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 320 responden dewasa. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring dan luring yang mengukur nilai budaya Batak, kepuasan kerja, dan kebahagiaan. Analisis data menggunakan regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Batak dan kepuasan kerja secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kebahagiaan, dengan kontribusi dominan berasal dari nilai budaya Batak. Temuan ini menegaskan pentingnya peran nilai budaya dalam membentuk kebahagiaan individu dewasa Batak.
Copyrights © 2026