Kabupaten Sambas merupakan salah satu kabupaten yang ada di Kalimantan Barat, Kabupaten Sambas memiliki luas wilayah 6.395,70 Km, memiliki 19 Kecamatan salah satunya yaitu Kecamatan Salatiga yang merupakan pemekaran dari Kecamatan Pemangkat, Kecamatan Salatiga terdapat sungai yaitu muara sungai sebangkau. Muara sungai sebangkau merupakan salah satu muara yang ada di Kecamatan Salatiga. Muara sungai sebangkau merupakan wilayah perairan yang terjadinya percampuran air laut dan air tawar, muara sungai ini dapat terjadi daerah pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui kebiasaan makanan pada ikan kiper (Scatophagus Argus) di perairan sungai sebangkau Kabupaten Sambas. Pengamatan ikan kiper dilakukan dengan mengambil lambung ikan yang kemudian di belah dan diamati jenis makanan yang ada di lambung ikan dan di catat, kemudian melakukan beberapa analisis seperti analisis kebiasaan makan ikan, analisis kepenuhan lambung, panjang usus relatif serta pengamatan kualitas perairan seperti suhu, pH, salinitas, DO dan kecerahan. Hasil pengamatan selama penelitian yaitu nilai indeks of preponderance keseluruhan stasiun nilai udang sebesar 69%, dan menunjukkan udang merupakan makanan utama karena memiliki nilai IP >40%. Nilai analisis IP untuk kepepot sebesar 19%, hal ini menunjukkan kepepot merupakan makanan tambahan karena memiliki nilai IP berkisar 4-40%. Nilai IP cacing, sotong, potongan udang, telur cumi, dan lumut memiliki nilai IP kisaran 0,1 %- 2,9% yang menunjukkan bahwa jenis makanan tersebut merupakan makanan pelengkap karena memiliki nilai IP <4%.menunjukkan Berdasarkan nilai indeks kepenuhan lambung (ISC) menunjukkan stasiun 1 sebesar 4,5 ,stasiun 2 sebesar 5,2 dan stasiun 3 sebesar 8,8. Perhitungan nilai panjang usus relative didapatkan stasiun 1,2 dan 3 berkisar 2,3-2,9 , yang menunjukkan bahwa ikan kiper tergolong ikan omnivora. Nilai pengukuran kualitas perairan menunjukkan bahwa perairan sungai sebangkau baik untuk kehidupan serta pertumbuhan ikan kiper.
Copyrights © 2026