Pasar Sisi Walungan Cika-Cika Dago merupakan destinasi wisata kuliner berbasis komunitas di bantaran Sungai Cikapundung, Bandung, yang dikelola oleh Komunitas Cika-Cika. Berdasarkan studi pendahuluan melalui Google Maps Review, ditemukan keluhan terkait kualitas pelayanan, terutama aspek bukti fisik, akses, dan daya tanggap pengelola. Namun, belum terdapat kajian yang secara khusus mendeskripsikan kualitas pelayanan pada destinasi wisata kuliner berbasis komunitas ini berdasarkan lima dimensi kualitas pelayanan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas pelayanan berdasarkan dimensi Tangibles, Reliability, Responsiveness, Assurance, dan Empathy. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan SERVPERF yang mengukur persepsi terhadap kinerja aktual pelayanan. Data diperoleh melalui kuesioner kepada 120 responden berusia minimal 17 tahun yang pernah berkunjung dalam satu tahun terakhir dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan secara keseluruhan berada pada kategori Sangat Baik dengan rata-rata 4,23. Dimensi Reliability memperoleh nilai tertinggi sebesar 4,38, sedangkan Tangibles memperoleh nilai terendah sebesar 3,81 dan menjadi aspek yang paling memerlukan perbaikan. Keterbatasan penelitian terletak pada objek penelitian yang hanya berfokus pada satu destinasi dan pengukuran yang terbatas pada persepsi aktual pengunjung. Pengelola disarankan meningkatkan fasilitas fisik secara bertahap serta mempertahankan pelayanan yang ramah, sopan, dan personal. Penelitian selanjutnya disarankan mengkaji loyalitas pengunjung, khususnya niat berkunjung kembali dan merekomendasikan destinasi.
Copyrights © 2026