Latar Belakang: Anak kelompok marginal rentan berperilaku agresif akibat lingkungan sosial dan pola asuh yang kurang suportif. Tujuan: Pengabdian ini bertujuan meningkatkan pemahaman anak tentang perilaku agresif dan pengelolaan emosi serta meningkatkan pengetahuan orang tua mengenai pola asuh positif. Metode: Pendekatan deskriptif kualitatif diterapkan pada 25 anak dan 20 orang tua melalui program Sahabat Aman, Goresan Cerita, dan Parenting Class. Hasil: Anak lebih mampu mengenali perilaku agresif, memahami batasan interaksi, dan mengekspresikan emosi secara adaptif, sedangkan orang tua menunjukkan peningkatan pemahaman komunikasi efektif dan pola asuh positif. Kesimpulan: Program memperkuat interaksi positif sebagai upaya pencegahan perilaku agresif.
Copyrights © 2026