Pengabaian terhadap hak-hak tenaga kerja dan penerapan strategi Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang berfokus semata pada efisiensi biaya sering kali memicu penurunan motivasi kerja dan tingkat produktivitas organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi strategi MSDM berbasis perlindungan hak-hak tenaga kerja dalam meningkatkan produktivitas kerja secara berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan teknik analisis konten (content analysis) terhadap regulasi ketenagakerjaan dan literatur MSDM relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hak-hak tenaga kerja—yang mencakup dimensi ekonomis, fisik (K3), dan sosial-psikologis—bukanlah beban biaya (cost center), melainkan investasi strategis (strategic investment). Pemenuhan hak secara konsisten terbukti menurunkan tingkat stres kerja, mencegah konflik industrial, serta meningkatkan keterikatan karyawan (employee engagement) dan Organizational Citizenship Behavior (OCB). Implikasi dari terwujudnya rasa aman dan keadilan organisasi ini berujung pada peningkatan produktivitas kerja secara signifikan melalui optimalisasi efisiensi waktu, penurunan angka absensi, serta peningkatan kualitas output organisasi. Integrasi perlindungan hak ke dalam fungsi strategis MSDM terbukti menjadi pilar utama dalam menjaga produktivitas dan daya saing perusahaan.
Copyrights © 2026