Pelaku UMKM kuliner di Kota Bandung akan menjadi fokus penelitian ini, yang berupaya mengkaji hubungan antara ketahanan wirausaha, optimisme, dan self-efficacy. Penelitian ini menggunakan desain asosiatif kausal dan bersifat kuantitatif. Sebanyak 120 pelaku UMKM kuliner dipilih untuk penelitian dengan metode seleksi purposif. Dengan bantuan perangkat lunak Jamovi, kami melakukan statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, dan regresi linier berganda pada data yang kami peroleh dari kuesioner. Nilai reliabilitas untuk instrumen berikut: Self-Efficacy (0,516), Optimism (0,543), Entrepreneurial Resilience (0,589), dan Social Support (0,514) sebagaimana ditentukan oleh pengujian instrumen. Temuan ini menunjukkan efek parsial dan simultan dari efikasi diri dan optimisme pada ketahanan kewirausahaan. Penelitian ini memberikan keyakinan pada gagasan bahwa kepercayaan diri dan optimisme tentang masa depan perusahaan merupakan faktor penentu keberhasilan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Copyrights © 2026