Minat belajar merupakan salah satu aspek afektif yang berperan penting dalam menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Siswa yang memiliki minat belajar tinggi cenderung menunjukkan perhatian, antusiasme, dan keterlibatan yang lebih baik dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan kondisi awal di kelas IV SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong, minat belajar siswa pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan masih tergolong rendah. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penerapan model pembelajaran yang lebih aktif, menarik, dan berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan minat belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media gambar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian berjumlah 22 siswa kelas IV SD Muhammadiyah 2 Kota Sorong yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket minat belajar yang telah melalui proses validasi oleh ahli expert judgment. Analisis data meliputi uji normalitas, paired sample t-test, dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor minat belajar siswa meningkat dari 63,45 pada saat pretest menjadi 82,18 pada saat posttest. Hasil paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 p < 0,05, yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. Nilai N-Gain sebesar 0,51 berada pada kategori sedang. Temuan penelitian menunjukkan adanya peningkatan minat belajar siswa setelah penerapan model pembelajaran Make a Match berbantuan media gambar pada mata pelajaran Seni Budaya dan Keterampilan. Model pembelajaran ini dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pembelajaran yang mampu menciptakan suasana belajar yang lebih aktif, menarik, kolaboratif, dan mendorong keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran.
Copyrights © 2026