Minyak jelantah berpotensi dimanfaatkan sebagai bahan baku biopelumas yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsentrasi katalis asam fosfat dan waktu reaksi terhadap karakteristik biopelumas, menentukan kondisi operasi terbaik, serta mengidentifikasi gugus fungsi produk menggunakan FTIR. Sintesis biopelumas dilakukan melalui proses esterifikasi dan transesterifikasi dengan variasi konsentrasi katalis asam fosfat 1–5% dan waktu reaksi 130–150 menit pada suhu 120°C. Karakteristik yang dianalisis meliputi rendemen, densitas, viskositas, titik nyala, dan titik tuang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi katalis dan waktu reaksi cenderung meningkatkan rendemen dan titik nyala. Kondisi operasi terbaik diperoleh pada konsentrasi katalis 2% dan waktu reaksi 140 menit dengan densitas 0,9560 g/mL, viskositas 13,09 cSt, titik nyala 377°C, titik tuang 1°C, dan rendemen 81%.
Copyrights © 2026