Penciptaan karya ini dilatarbelakangi oleh pengamatan terhadap karakter lautan yang dinamis serta keterkaitannya dengan perjalanan hidup manusia. Lautan yang luas, dalam, dan terus bergerak dipandang sebagai representasi dari berbagai fase kehidupan, mulai dari ketenangan, gejolak, hingga proses penerimaan diri. Tujuan penciptaan karya ini adalah memvisualisasikan lautan sebagai refleksi kehidupan manusia melalui karya seni grafis dengan teknik relief print menggunakan linoleum sebagai bahan utama. Metode penciptaan karya menggunakan lima tahapan, yaitu tahap persiapan, elaborasi, sintesis, realisasi konsep, dan penyelesaian. Hasil penciptaan diwujudkan dalam sepuluh karya seni grafis berjudul: (1) Ambang Laut, (2) Gamam, (3) Meredam Riak, (4) Dihantam Ombak, (5) Tara Disha, (6) Terbenam, (7) Adrift, (8) Santosha, (9) Resolve, (10) Penakluk Laut. Kesepuluh karya menampilkan fenomena lautan berupa gelombang, arus, dan pasang surut sebagai simbol perjalanan menghadapi tantangan, proses menguasai diri, serta keberanian menempuh kehidupan. Penciptaan ini menunjukkan bahwa seni grafis mampu menjadi media ekspresi sekaligus refleksi mengenai dinamika kehidupan manusia yang tercermin dalam karakter lautan, yang tidak hanya menampilkan gejolak, tetapi juga melahirkan ketenangan, kekuatan, dan pemaknaan diri.
Copyrights © 2026