Penelitian ini berangkat dari rendahnya hasil belajar mata pelajaran IPAS pada materi Nilai-Nilai Tradisional di Indonesia yang ditemukan di kelas III-A UPT SD Negeri Kebonsari 1 Tuban. Pada Siklus I, yang menggunakan model Teams Games Tournament (TGT) dengan bantuan media poster, nilai rata-rata kelas hanya mencapai 64,46 dengan kelengkapan klasik sebesar 35,71%, jauh dari KKM sebesar 75. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan hasil belajar pada materi tersebut melalui penerapan model Gallery Walk yang dibantu diorama. Desain yang digunakan adalah model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) Kemmis dan McTaggart, dengan dua siklus yang mencakup empat tahap. Subjek penelitian adalah 28 siswa. Data dikumpulkan melalui tes tertulis dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasilnya, pada Siklus II dengan model Gallery Walk yang dibantu diorama, nilai rata-rata meningkat menjadi 89,82 dan kelengkapan klasik mencapai 92,86% (26 dari 28 siswa), melampaui indikator keberhasilan sebesar 85%. Diorama terbukti efektif sebagai alternatif pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026