Eksplorasi terhadap pengalaman masyarakat serta pemaknaan sosial dalam pengurusan administrasi di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Medan Tembung menjadi fokus utama penelitian ini. Interaksi langsung dengan publik menjadikan pelayanan administrasi keagamaan sebagai komponen krusial dalam penyelenggaraan layanan pemerintahan. Kendala-kendala praktis masih kerap dijumpai di lapangan, di antaranya minimnya pemahaman warga terhadap alur prosedural serta durasi pelayanan yang cenderung berlarut-larut. Pendekatan deskriptif kualitatif menjadi landasan metodologis dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan masyarakat serta pegawai KUA. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kualitas pelayanan, kejelasan informasi, dan kelengkapan persyaratan administrasi merupakan faktor-faktor yang membentuk pengalaman masyarakat. Di samping itu, pelayanan administrasi di KUA mengandung dimensi sosial yang erat kaitannya dengan legalitas, pengakuan sosial, dan kepastian hukum dalam konteks kehidupan sosial keagamaan. Pelayanan administrasi di KUA mengandung dimensi sosial dan keagamaan yang esensial bagi publik, bukan sekadar prosedur birokratis belaka.
Copyrights © 2026