Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran Group Investigation terhadap hasil belajar matematika siswa pada materi bangun datar kelas V sekolah dasar. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa akibat proses pembelajaran yang masih didominasi oleh metode konvensional sehingga keterlibatan siswa dalam memahami konsep masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design melalui rancangan One Group Pretest–Posttest Design. Subjek penelitian berjumlah 24 siswa kelas V SDN Tarokan VI yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, angket respons siswa, dan angket respons guru. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat berupa uji normalitas dan homogenitas, serta pengujian hipotesis menggunakan Paired Sample t-Test dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 27. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rata-rata hasil belajar siswa dari 50,42 pada pretest menjadi 85,21 pada posttest. Hasil uji hipotesis memperoleh nilai signifikansi Sig. (2-tailed) sebesar 0,001 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan tersebut menunjukkan bahwa model Group Investigation berpengaruh signifikan terhadap peningkatan hasil belajar matematika siswa. Model ini dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif karena mampu mendorong aktivitas investigasi, kolaborasi, dan keterlibatan aktif siswa dalam memahami konsep matematika.
Copyrights © 2026