Penelitian bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan penalaran matematis. Pendekatan yang digunakan, yaitu kualitatif deskriptif. Subjek dipilih 3 dari 32 siswa sebagai perwakilan tiga kategori kemampuan melalui teknik purposive sampling, yaitu kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Setelah data dikelompokkan dan akan dianaisis dengan mereduksi data berdasarkan identify, construct, dan interpret, kemudian menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Hasil ditemukan bahwa pada siswa berkemampuan matematika tinggi mampu menyusun dan menentukan langkah penyelesaian yang logis. Sementara, pada siswa berkemampuan matematika sedang telah memenuhi ketiga indikator, namun masih mengalami keterbatasan dalam memberikan penyelesaian terhadap intruksi soal. Pada siswa berkemampuan rendah siswa mengalami kesulitan mulai tahap mengidentifikasi informasi, menentukan langkah penyelesaian, dan menuliskan hasil akhir.
Copyrights © 2026