Keberanian merupakan salah satu aspek psikologis penting yang mempengaruhi performa atlet wushu taolu, namun masih ditemukan atlet yang mengalami keraguan dan kurang percaya diri saat latihan maupun pertandingan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas teknik live modeling dalam layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan keberanian atlet wushu taolu. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri atas 7 atlet wushu taolu dengan tingkat keberanian rendah hingga sedang. Data dikumpulkan menggunakan skala keberanian atlet (Sport Courage Scale) dan dianalisis menggunakan uji Repeated Measured ANOVA dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor keberanian atlet pada tahap pretest, middle test, dan posttest. Hasil analisis memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,002 (p 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan setelah pemberian intervensi. Setelah itu, nilai partial eta squared sebesar 0,636 menunjukkan bahwa intervensi memberikan pengaruh besar terhadap peningkatan keberanian atlet. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan teknik live modeling efektif dalam meningkatkan keberanian atlet wushu taolu.
Copyrights © 2026