Komoditas unggulan daerah masih menghadapi permasalahan berupa dominasi petani skala kecil dan tingginya kehilangan hasil pascapanen. Corporate farming menawarkan solusi melalui konsolidasi sumber daya dan penguatan kelembagaan. Namun, penerapan corporate farming belum terintegrasi secara optimal dengan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan mengembangkan konsep corporate farming berkelanjutan berbasis manajemen risiko. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap artikel ilmiah periode 2022–2026 yang berasal dari berbagai basis data akademik. Proses penyaringan menghasilkan 16 artikel yang memenuhi kriteria kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko, kelembagaan, dan kolaborasi pemangku kepentingan menjadi penentu utama keberhasilan corporate farming. Sintesis literatur menghasilkan model konseptual yang mengintegrasikan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan dengan risiko produksi, pasar, dan lingkungan. Temuan penelitian memberikan landasan konseptual bagi pengembangan corporate farming yang lebih adaptif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026