Literasi digital melalui koding dan kecerdasan buatan penting untuk membekali siswa dengan kemampuan berpikir komputasional, kreatif, dan bertanggung jawab dalam menggunakan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi digital siswa SMP Islam Al-Isra melalui pelatihan dasar koding dan kecerdasan buatan berbasis praktik. Kegiatan dilaksanakan selama 4 jam dalam 1 sesi yang mencakup pemetaan kemampuan awal, workshop koding visual menggunakan Scratch, pengenalan kecerdasan buatan menggunakan Teachable Machine, pendampingan proyek mini kolaboratif, serta evaluasi pembelajaran. Peserta terdiri atas 20 siswa kelas VIII–IX yang dipilih berdasarkan kriteria [tuliskan kriteria inklusi, misalnya memiliki kemampuan dasar mengoperasikan komputer dan bersedia mengikuti seluruh rangkaian kegiatan]. Data dikumpulkan melalui pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan N-Gain dan uji t berpasangan. Hasil menunjukkan rata-rata skor pra: 43; pasca: 78; N-Gain = 0,6 dengan kategori sedang. Uji t berpasangan menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor sebelum dan setelah pelatihan (p = [nilai p]). Secara kualitatif, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman tentang logika dan algoritma dasar, konsep kecerdasan buatan, serta etika digital. Siswa juga mampu menghasilkan proyek koding sederhana secara kreatif dan kolaboratif. Sebagai bentuk keberlanjutan, tim menyerahkan modul pembelajaran dan video tutorial kepada sekolah serta merekomendasikan integrasi materi koding dan kecerdasan buatan ke dalam pembelajaran TIK atau kegiatan ekstrakurikuler.
Copyrights © 2026