Pemerintah dan lembaga pendidikan semakin menekankan promosi kewirausahaan, terutama di kalangan anak muda dan lulusan universitas. Pendidikan dan pelatihan adalah dua aspek penting untuk praktik kewirausahaan berkelanjutan. Inovasi nugget daging sapi dan nugget ikan kembung sebagai pemberian makanan tambahan telah terbukti meningkatkan berat badan balita. Tujuan kegiatan ini adalah memberikan pelatihan pembuatan nugget daging dan nugget ikan kembung untuk menumbuhkan minat wirausaha pada mahasiswa dan lulusan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pelatihan kewirausahaan kepada kelompok sasaran yaitu mahasiswa dan lulusan sebanyak 20 orang, meliputi tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi kegiatan. Persiapan awal dilakukan penentuan prioritas masalah dan penyusunan media kegiatan pengabmas. Tahap pelaksanaan yaitu pretest minat berwirausaha, dan pemberian materi pelatihan berupa teori dan praktik yang diberikan oleh tim pengabdi dan dari Dinas Perdagangan, Koperasi dan UKM, meliputi materi nugget sebagai Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk balita, hasil penelitian nugget daging sapi dan nugget ikan kembung, praktik demonstrasi pembuatan nugget daging sapi dan nugget ikan kembung, pengurusan perijinan pendirian UMKM, PIRT, dan pemasaran produk di marketplace. Tahap evaluasi dilakukan dengan posttest tentang minat responden untuk berwirausaha dan rencana tindak lanjut. Hasil dari ini kegiatan diperoleh peningkatan minat responden yang signifikan untuk berwirausaha, dengan nilai p=0,000<0,05. Kesimpulan dari kegiatan ini, yaitu secara keseluruhan kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan minat yang merupakan prediktor untuk membentuk perilaku wirausaha di kalangan mahasiswa dan lulusan, menjadikan mereka lebih siap untuk memiliki kemampuan berwirausaha.
Copyrights © 2026