Pengambilan keputusan dalam kondisi ketidakpastian menjadi tantangan kritis bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di tengah dinamika ekonomi yang terus berubah pascapandemi COVID-19. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur sistematis (Systematic Literature Review/SLR) dengan menganalisis 42 artikel ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2025 dari basis data Google Scholar, Scopus, dan SINTA. Tujuan penelitian adalah memetakan pola pengambilan keputusan UMKM dalam kondisi tidak pasti, mengidentifikasi faktor-faktor penentu, dan mengevaluasi strategi adaptif yang terdokumentasi dalam literatur. Hasil sintesis menunjukkan bahwa pelaku UMKM secara dominan menerapkan pendekatan heuristik dan pengambilan keputusan berbasis pengalaman (experiential decision-making) sebagai mekanisme utama dalam menavigasi ketidakpastian bisnis. Keterbatasan akses informasi pasar, kapasitas sumber daya manusia, dan volatilitas ekonomi makro teridentifikasi sebagai faktor penghambat paling signifikan. Jaringan sosial dan modal sosial terbukti memainkan peran mediasi yang krusial dalam proses pengambilan keputusan UMKM di Indonesia. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan ekosistem informasi digital dan literasi manajerial merupakan intervensi strategis yang paling mendesak untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan UMKM dalam menghadapi ketidakpastian yang semakin kompleks. ABSTRACT Decision-making under uncertainty presents a critical challenge for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) amid continuously evolving post-COVID-19 economic dynamics. This study employs a Systematic Literature Review (SLR) method, analyzing 42 scientific articles published between 2021 and 2025 from Google Scholar, Scopus, and SINTA databases. The research aims to map MSME decision-making patterns under uncertainty, identify determinant factors, and evaluate adaptive strategies documented in the literature. Synthesis results indicate that MSME actors predominantly employ heuristic approaches and experiential decision-making as primary mechanisms for navigating business uncertainty. Limited market information access, human resource capacity constraints, and macroeconomic volatility are identified as the most significant inhibiting factors. Social networks and social capital are demonstrated to play a crucial mediating role in MSME decision-making processes in Indonesia. This study concludes that strengthening digital information ecosystems and managerial literacy represent the most urgent strategic interventions for improving MSME decision-making quality in confronting increasingly complex uncertainty.
Copyrights © 2026