Menurut WHO, hipertensi telah memengaruhi lebih dari 1,28 miliar orang dewasa di dunia. Di UPT Puskesmas Perlayuan, hipertensi menempati peringkat kedua dari 10 penyakit terbanyak dengan 523 kasus pada tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian hipertensi di wilayah kerja UPT Puskesmas Perlayuan, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi yaitu usia (p- value=0,038), riwayat penyakit keluarga(p-value=0,007), overweight (p- value=0,003), merokok (p-value=0,000), aktivitas fisik(p-value=0,000). Sementara variabel jenis kelamin (p-value=0,458) dan konsumsi natrium (p-value=0,156) tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian hipertensi. Saran untuk masyarakat lebih sadar dan aktif dalam menjaga gaya hidup sehat, untuk pemerintah melalui upt puskesmas perlayuan memperkuat program pencegahan dan pengendalian hipertensi dengan pendekatan promotif dan preventif dan untuk peneliti selanjutnya menambahkan variabel lain yang berpotensi berpengaruh terhadap kejadian hipertensi.
Copyrights © 2026