Kepatuhan penggunaan kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) sangat krusial bagi keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Rendahnya kepatuhan sering kali dipicu oleh kurangnya pengetahuan dan kualitas konseling yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling KB terhadap kepatuhan penggunaan metode kontrasepsi di UPT Puskesmas Kedabu Rapat tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen melalui rancangan one group pretest-posttest. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden (87,0%) tidak patuh dalam penggunaan KB. Setelah diberikan konseling, tingkat kepatuhan meningkat signifikan menjadi 95,7%. Analisis statistik menghasilkan nilai p-value 0,000 (< 0,05), yang membuktikan adanya pengaruh signifikan konseling KB terhadap kepatuhan responden. Kesimpulannya, konseling KB efektif meningkatkan kepatuhan PUS dalam menggunakan kontrasepsi. Tenaga kesehatan disarankan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas konseling secara berkelanjutan. ABSTRACT Compliance with contraceptive use among couples of reproductive age (PUS) is a crucial factor in the success of family planning (KB) programs. Low compliance remains a challenge influenced by limited knowledge, understanding, and the quality of family planning counseling received. This study aims to determine the effect of family planning counseling on compliance with contraceptive methods among couples of reproductive age at the UPT Puskesmas Kedabu Rapat in 2025. This is a quantitative study with a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The sample was selected through total sampling. Data were collected using questionnaires before and after the counseling intervention. The results showed that before the intervention, the majority of respondents (87.0%) were non-compliant, and after counseling, compliance increased significantly to 95.7%. Statistical analysis indicated a p-value of 0.000 (< 0.05), demonstrating a significant effect of family planning counseling on contraceptive compliance. In conclusion, family planning counseling significantly affects compliance with contraceptive use among couples of reproductive age. It is recommended that health workers enhance the quality and intensity of family planning counseling to improve the effectiveness of KB programs.
Copyrights © 2026