Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan efektivitas ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus (l) merr) terhadap Candida albicans. Penelitian ini menggunakan 3 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif, kontrol negatif dan kelompok ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus (l) merr) dengan masing-masing konsentrasi 20%, 40%, 60% dan 80% dengan dilakukan 6 kali pengulangan. Ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut metanol 96% dan uji aktivitas jamur menggunakan metode difusi cakaram pada media Sabouraud Dextrose Agar (SDA). Zona hambat diamati setelah di inukabasi selama 48 jam dalam inkubator pada suhu 37?. Hasil menunjukan bahwa ekstrak kulit buah nanas menghasil zona hambat sangat lemah terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans. Ketidakefektifan ini disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu pengolahan bahan baku, metode pengujian dan tidak adanya anilisis kuantitatif kandungan senyawa aktif. Faktor-faktor ini mempengaruhi penurunan aktivitas senyawa aktif dalam ekstrak sehingga tidak menghasilkan zona hambat yang maksimal.
Copyrights © 2026