Jurnal Akuatiklestari
Vol 9 No 2 (2026): Jurnal Akuatiklestari

Struktur Komunitas Kepiting pada Ekosistem Padang Lamun di Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga

Amin Adam Saputra (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia 29111)
Susiana Susiana (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia 29111)
Dedy Kurniawan (Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Tanjungpinang, Indonesia 29111)



Article Info

Publish Date
13 Jul 2026

Abstract

Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga, memiliki ekosistem padang lamun yang berperan sebagai habitat dan daerah penangkapan berbagai jenis kepiting. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur komunitas kepiting, kondisi kerapatan lamun, serta keterkaitan antara kelimpahan kepiting dengan kerapatan lamun dan parameter perairan di Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober 2023, bertempat di Perairan Desa Duara, Kabupaten Lingga. Penentuan 30 titik pengamatan menggunakan metode random sampling. Pengamatan kepiting dilakukan menggunakan alat tangkap bubu sebanyak 4 kali pengulangan, sedangkan pengamatan lamun menggunakan kuadrat berukuran 50 x 50 cm. Hasil penelitian menemukan 6 jenis kepiting, yaitu Myomenippe hardwickii, Portunus pelagicus, Thalamita crenata, Gelasimus vocans, Scylla paramamosain, dan Scylla serrata. Komposisi jenis kepiting tertinggi didominasi oleh Myomenippe hardwickii (39,73%), sedangkan yang terendah adalah Scylla serrata (0,68%). Nilai indeks keanekaragaman (H’) kepiting sebesar 1,73, keseragaman (E) 0,77, dan dominansi (D) 0,30. Spesies lamun yang ditemukan meliputi Halophila ovalis, Thalassia hemprichii, dan Enhalus acoroides dengan kerapatan total sebesar 237 tegakan/m2 (kategori sangat rapat). Kerapatan tertinggi dicapai oleh Halophila ovalis (118 tegakan/m2) dan terendah Enhalus acoroides (42 tegakan/m2). Hasil analisis hubungan menunjukkan kelimpahan Portunus pelagicus memiliki keterkaitan erat dengan kerapatan lamun serta parameter perairan berupa kedalaman dan salinitas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

akuatiklestari

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science

Description

Akuatiklestari adalah jurnal ilmiah yang dikelola Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Universitas Maritim Raja Ali Haji yang diterbitkan secara elektronik. Akuatiklestari memiliki fokus pada isu isu Manajemen Sumberdaya Perairan seperti : biologi perikanan, ekologi perairan, pencemaran, ...