Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini publik terkait kasus Ferienjob, penipuan magang ke Jerman yang melibatkan 1.047 mahasiswa dari 33 universitas di Indonesia yang menjadi korban eksploitasi kerja berkedok magang. Modus penipuan ini dilakukan oleh perusahaan PT CVGEN dan PT SHB yang menjanjikan program magang tersebut sebagai bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan dapat dikonversi menjadi 20 SKS. Namun, setelah dilakukan penelusuran, program tersebut bukanlah magang melainkan Ferienjob yang merupakan kerja fisik paruh waktu saat musim libur. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis konten (content analysis) terhadap postingan dan komentar di media sosial X yang membahas kasus tersebut. Pada kasus ini melibatkan penipuan dan eksploitasi, hasil penelitian menunjukkan bahwa masalah ini kontroversial dan menarik perhatian publik. Publik terlibat dalam diskusi yang intens di media sosial, yang akhirnya menghasilkan opini publik yang terintegrasi. Mayoritas opini menyudutkan lembaga perguruan tinggi dan pemerintah karena dianggap lalai dalam pengawasan program. Penelitian ini memberikan wawasan tentang bagaimana opini publik terbentuk dan berkembang dalam kasus-kasus penipuan yang melibatkan banyak pihak.
Copyrights © 2026