Anemia masih menjadi masalah kesehatan yang dapat memengaruhi kondisi fisik dan produktivitas sehingga diperlukan deteksi dini melalui pemeriksaan kadar hemoglobin (Hb). Kegiatan pengabdian ini bertujuan melakukan pemeriksaan hemoglobin pada masyarakat pesisir Desa Mattirotasi, Kecamatan Maros Baru, Kabupaten Maros. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan melibatkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan skrining kesehatan. Pemeriksaan dilakukan terhadap 28 peserta menggunakan metode Point of Care Testing (POCT) melalui sampel darah kapiler ujung jari. Data dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan distribusi kadar hemoglobin peserta. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa 19 peserta (67,86%) memiliki kadar Hb normal, sedangkan 9 peserta (32,14%) berada di bawah nilai normal yang mengindikasikan anemia. Seluruh peserta menerima hasil pemeriksaan pada hari yang sama, sementara peserta dengan kadar Hb rendah dianjurkan menjalani pemeriksaan lanjutan di fasilitas pelayanan kesehatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode POCT dapat dimanfaatkan sebagai skrining awal untuk memperoleh gambaran status hemoglobin masyarakat dan mendukung identifikasi dini anemia.
Copyrights © 2026