Sisa makanan merupakan salah satu tolok ukur keberhasilan penyelenggaraan makanan institusi. Tingginya sisa makanan pada program makan bergizi gratis (MBG) di sekolah menunjukkan bahwa asupan gizi siswa belum terpenuhi secara optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan daya terima makanan dan kepuasan pelayanan makanan terhadap sisa makanan pada Program MBG di MTs Negeri 1 Tuban. Desain penelitian adalah analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional. Sebanyak 272 siswa kelas VII, VIII, dan IX dipilih melalui teknik stratified random sampling. Data daya terima dan kepuasan pelayanan dikumpulkan menggunakan kuesioner, sedangkan sisa makanan diukur dengan metode Comstock. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman. Hasil menunjukkan mayoritas siswa memiliki daya terima yang baik, yakni 41,2% menyatakan puas dan 37,1% sangat puas. Sebesar 78,3% siswa memiliki sisa makanan dalam kategori sedikit (<20%) dan 21,7% masuk kategori banyak (≥20%). Terdapat hubungan signifikan antara daya terima makanan dengan sisa makanan (r = -0,763; p = 0,000) dan antara kepuasan pelayanan makanan dengan sisa makanan (r = -0,625; p = 0,000). Daya terima dan kepuasan pelayanan makanan berperan penting dalam menekan sisa makanan. Peningkatan variasi menu dan kualitas pelayanan diperlukan untuk mengoptimalkan keberhasilan program MBG
Copyrights © 2026