Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalkan pemanfaatan potensi bunga mawar di desa Gunungsari, kecamatan Bumiaji, Kota Batu melalui pengelolaan bunga mawar yang tidak terjual menjadi lilin aroma terapi bernilai tambah. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif berbasis potensi lokal menggunakan metode learning by doing yang melibatkan masyarakat secara langsung, khususnya ibu rumah tangga di dusun Talangsari RT 06 RW 05. Hasil kegiatan memperlihatkan bahwa masyarakat masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti fluktuasi permintaan pasar, tingginya biaya produksi, ketergantungan terhadap pengepul, serta belum optimalnya pemanfaatan bunga mawar yang tidak terserap pasar sehingga belum memberikan nilai ekonomi secara maksimal. Program pemberdayaan dilaksanakan melalui pelatihan, pendampingan, dan praktik langsung pembuatan lilin aroma terapi mulai dari pengenalan bahan, hingga proses produksi. Pelaksanaan kegiatan berhasil meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan masyarakat dalam mengelola bunga mawar menjadi produk bernilai tambah, mengubah cara pandang masyarakat terhadap pemanfaatan bunga mawar yang sebelumnya menjadi limbah, serta membuka peluang pengembangan usaha berbasis rumah tangga.
Copyrights © 2025