Kulit yang sering terjadi pada bayi atau yang sering disebut dengan ruam popok disebabkan oleh kontak dengan urin dan feses serta perkembangan bakteri Staphylococcus aureus dan Candida albicans. Daun sirih hijau (Piper betle L.) memiliki kandungan senyawa aktif meliputi flavonoid, tannin, saponin, dan terpenoid. Ointment memiliki keunggulan dapat membentuk lapisan pelindung dan cenderung lebih tahan lama. Evaluasi mutu fisik sediaan baby ointment dengan ekstrak daun sirih hijau sebagai bahan aktif dilakukan untuk mengetahui karakteristik sediaan. Formulasi sediaan menggunakan bahan-bahan yang aman untuk kulit bayi dan dilakukan variasi konsentrasi cera alba (0,25 %, 0,5%, 0,75%,1%, dan 1,25%) sebagai basis salep untuk mendapatkan konsistensi sediaan yang sesuai yang tidak terlalu encer dan tidak terlalu keras sehingga menenangkan kulit bayi dan mudah diaplikasikan. Evaluasi mutu fisik mencakup uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas yang diuji selama 10 hari pada suhu 40 ± 0,5 ℃. Hasil menunjukkan jika secara keseluruhan dari formula yang digunakan memenuhi syarat mutu fisik sediaan salep yang baik. variasi dari konsentrasi cera alba dapat memengaruhi viskositas dan daya sebar serta daya lekat sediaan salep. Formulasi 1 merupakan formula paling baik karena memiliki tekstur paling lembut sehingga cocok diaplikasikan untuk kulit bayi.
Copyrights © 2026