Kulit merupakan organ yang berfungsi sebagai pelindung terhadap berbagai agen eskternal seperti panas, air radiasi elektromagnetik serta kimia. Area kulit yang cukup banyak mengalami masalah adalah pada di area wajah, yakni munculnya jerawat yang disebabkan peradangan pada folikel pilosebasea. Salah satu cara untuk mencegah timbulnya jerawat ini dengan memperhatikan kebersihan wajah. Tujuan dalam penelitian adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan mengenai sikap dan perilaku masyarakat dalam mencegah jerawat. Penelitian ini menggunakan metode observasional dengan pendekatan cross sectional, pengambilan sampling secara purposive sampling. Responden dalam penelitian ini sebanyak 131, kritera inklusi yakni usia diatas 18 tahun dan bersedia mengisi data informed consent untuk lembar persetujuan serta mengisi kuisioner sampai selesai. Survei dilakukan menggunakan kuisioner dan hasil datanya ditampilkan dalam tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukan bahwa sebesar 94,66% responden mengetahui tentang jerawat. Responden menunjukkan sikap mayoritas akan membersihakan wajah setelah melakukan berbagai kegiatan dengan sikap sangat setuju sebesar 52,67% serta 25,19% responden membersihkan wajah dengan menggunakan sabun cuci muka. Kondisi wajah mengalami perbaikan setelah menggunakan pembersih wajah sebesar 50,38%. Profil pengetahuan dan perilaku responden untuk mencegah jerawat dengan menggunakan cleanser sudah baik, namun ada beberapa responden yang masih bisa memperbaiki cara membersihkan wajah agar mendapatkan hasil yang optimal.
Copyrights © 2026