Salah satu hal yang mempengaruhi tingkat kepatuhan untuk melakukan perawatan tekanan darah tinggif yaitu Self Efficacy. Keberhasilan penanganan hipertensi tidak hanya bergantung pada tindakan medis yang efektif tetapi juga kepatuhan lansia terhadap pengobatan dan serta melakukan diet dengan mengurangi makanan mengandung garam diimbangi dengan olah raga teratur. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di Puskesmas Pademawu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pasien lansia penderita hipertensi di Klaster 3 Puskesmas Pademawu yang berusia ≥ 60 sebanyak 539 pasien. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dimana jumlah sampel 30 lansia penderita hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di upt puskesmas pademawu dalam Self efficacy dengan kategori baik (96,7%) dan kurang (3,3%). Kepatuhan minum obat dengan kategori baik (86,7%) dan kurang (13,3%). Berdasarkan hasil analisis data menggunakan rank spearman didapatkan rho=0,69 dan p-value 0,000 Jika taraf kesalahan yang ditetapkan sebesar 5% maka (0,000<0,05), dengan demikian terdapat hubungan antara self efficacy dengan kepatuhan minum obat pada lansia penderita hipertensi di UPT Puskesmas Pademawu.
Copyrights © 2026